Geger di Kedungadem, King Kobra 4 Meter Masuk Rumah Warga Tondomulo

aksesadim01
IMG 20260811 WA0008 768x576

kampungberita.com/BOJONEGORO – Suasana rumah warga di Dusun KedungLele, Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, mendadak menegangkan setelah seekor ular king kobra berukuran sekitar empat meter ditemukan berada di dalam rumah, Senin (10/8/2026) malam.

 

Ular berbisa tersebut ditemukan di rumah Ana Miryatus Sofiyah (35), warga RT 05/RW 02 Dusun KedungLele. Menyadari keberadaan ular berukuran besar yang berpotensi membahayakan penghuni rumah, warga kemudian meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro melalui Pos Kedungadem.

 

Laporan diterima petugas pada pukul 18.47 WIB. Respons cepat langsung dilakukan. Tiga menit setelah laporan masuk, Regu 2 Pos Kedungadem bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit mobil multiguna.

 

Petugas tiba sekitar pukul 19.05 WIB dan langsung melakukan upaya evakuasi. Dengan penanganan yang hati-hati, ular king kobra dengan panjang kurang lebih empat meter tersebut akhirnya berhasil diamankan tanpa kendala.

 

Proses penanganan di lokasi dinyatakan selesai sekitar pukul 19.20 WIB. Tidak ada korban maupun kejadian yang membahayakan warga selama proses evakuasi berlangsung.

 

Komandan Regu 2 Pos Damkarmat Kedungadem, Joni Hendris, menjelaskan bahwa petugas segera diterjunkan setelah menerima laporan dari masyarakat.

 

“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Ular yang kami temukan merupakan jenis king kobra dengan panjang kurang lebih 4 meter. Proses evakuasi berjalan lancar dan tidak ada kendala,” ujar Joni Hendris.

 

Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan apabila menemukan ular berukuran besar atau jenis ular berbisa di sekitar permukiman. Menurutnya, upaya menangkap sendiri justru dapat meningkatkan risiko bagi warga.

 

“Kalau menemukan ular yang berpotensi membahayakan, jangan mencoba menangkap sendiri. Segera laporkan kepada petugas agar bisa dilakukan evakuasi dengan aman,” imbaunya.

 

Dalam proses evakuasi tersebut, Damkarmat Pos Kedungadem mengerahkan tiga personel dengan dukungan satu unit mobil multiguna. Jarak lokasi kejadian dari Pos Kedungadem sekitar 7,6 kilometer.

 

Keberhasilan evakuasi ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak panik dan menghindari tindakan berisiko ketika berhadapan dengan satwa liar, khususnya ular berbisa. Masyarakat dapat segera menghubungi petugas terkait agar penanganan dilakukan secara aman dan profesional.

(*)